Sayembara MAN Karimun: Tuangkan Idemu Berikan Karya Terbaikmu
*Proses pengecatan sketsa kantin siswa MAN Karimun

Karimun. MAN Karimun- tak kalah dengan keseruan Class Metting lainnya, kali ini class metting MAN Karimun berbeda dan lebih berwarna. Keseruan itu dituangkan dengan coretan kuas dan cat berwarna-warni pada dinding kantin, Karena itu mulai 9-15 Juni 2022 MAN Karimun telah menyelenggarakan sayembara kreatif menghias dinding kantin dengan tema “Coffee Café” yang diikuti oleh masing-masing perwakilan kelas. Bukan tanpa alasan dinding kantin didesain sedemikian rupa ala café agar lebih terlihat nyaman, menarik dan bisa dimanfaatkan sebagai spot foto yang bagus.

Teknis kegiatan tersebut dimulai tanggal 9-10 Juni dengan pengumpulan karya atau gambar desain Coffee Café di kertas karton kemudian di foto dan diunggah ke akun sosial media instagram dengan meng-Hastage akun MAN Karimun. pada 11-15 Juni terpilihlah 5 karya terbaik, kelimanya secara langsung  mengaplikasikan hasil karya mereka di dinding kantin, dengan proses 2 hari pengerjaan 1 hari khusus mengambar sketsa desain dan sisanya untuk melukis dan mewarnai sketsa yang telah dibuat.

Reni Rahmayanti, Wakamad Sarana Prasarana sekaligus Koordinator dalam kegiatan ini mengatakan bahwa tujuan dari sayembara tersebut adalah proses menghimpun ide-ide baru yang inovatif sekaligus mekanisme partisipatif dari para siswa dan kekompakan mereka untuk mendesain sesuatu dengan baik, selain itu sebagai sarana terealisasinya minat dan bakat siswa khusunya dalam bidang melukis, mengambar dan mendesain.

“layaknya sayembara sesungguhnya, siswa yang berhasil memenangkan sayembara mendesain dan melukis coffee café ini akan diberikan apresiasi E-Sertifikat dan uang pembinaan, agar lebih bersemangat dan terus berkarya menghasilkan sesuatu yang luar biasa”. Tambah Reny.

Kepala MAN Karimun Yuni Hasnidar menyampaikan bahwa setiap anak memiliki kekhasan dan keunikan, untuk itu siswa harus yakin dan bangga pada karya mereka masing-masing. “bisa, buktinya dengan dukungan dan semangat meyakinkan kegiatan tersebut, mensketsa dan mewarnai di dinding menjadi pengalaman perdana buat mereka.