
*Rangkaian kegiatan dzikir dan Do’a Bersama
Karimun, MAN Karimun- Lantunan dzikir dan do’a berlangsung dengan khidmat bersama seluruh keluarga besar MAN Karimun, lengkap dengan komite madrasah dan perwakilan orangtua siswa MAN Karimun. Dzikir dan doa yang merupakan bentuk ikhtiar agar pelaksanaan Asesmen Madrasah kelas XII diberi kelancaran dan kita diberi keberkahan, kesehatan serta nikmat dalam melaksanakan ibadah di bulan suci ramadhan. Kegiatan ini dilaksanakan di halaman Madrasah pada Jum’at, 17/03/2023.
Mengawali kegiatan, Plt. Kepala Madrasah Reni Rahmayanti, M.Pd mengatakan, dirinya baik selaku pribadi maupun pimpinan madrasah sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, dengan tujuan untuk memperkokoh komitmen pendekatan diri kepada sang Khaliq, memberikan bekal spritual kepada 64 siswa yang akan ikut Asesmen Madrasah sehingga diharapkan para siswa siap secara mental, diberi kekuatan dalam menghadapi Asesmen Madrasah.
“Dzikir dan doa bersama ini digelar untuk kemaslahatan bersama terutama kelas XII agar senantiasa diberi kemudahan, ridho dan hidayah dari Allah SWT, serta sebagai bentuk rasa syukur dengan datangnya bulan suci Ramadhan.” tambah Reni dalam sambutannya.
Pelaksanaan zikir dan doa bersama yang dipimpin oleh Ustad Agus Setiyawan, S.Pd berjalan dengan khidmat. Dimulai dengan lantunan Rattibul Hadad dan diakhiri dengan muhasabah diri pelaksanaan dzikir dan doa penuh Isak tangis seluruh tamu undangan yang hadir, dengan memohon ampunan dan lantunan doa terbaik.
Usai zikir, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian parsel “MAN Karimun Berbagi dari kita untuk kita” kepada siswa-siswi MAN Karimun. Kemudian pemberian plakat ucapan terimakasih kepada Ustadz Agus Setiayawan selaku imam doa dan dzikir.
Lanjut mushafahah, segenap siswa, guru, komite dan orang tua saling bersalaman dan meminta maaf. Pada proses ini tampak rasa haru yang mendalam diantara mereka, saling meminta maaf dan support mendoakan agar sukses menghadapi ujian Asesmen Madrasah.
Untuk terus merekatkan tali silaturahim dan rasa syukur, kegiatan doa dan dzikir diakhiri dengan makan bersama seluruh tamu undangan yang hadir, walaupun hanya menggunakan alas makan daun pisang dan bertukar lauk pauk suasana ukhuwah terus terjalin di MAN Karimun.
Tinggalkan Komentar